Pesta Adat Pernikahan Suku Batak Brutal?

Gambar

Pesta adat pernikahan suku Batak sangat menarik namun terlihat liar dan sangat sulit dimengerti oleh orang yang bukan suku Batak, bahkan oleh sebagian orang Batak. Jika Anda tidak memahami konsep persaudaraan/kekerabatan suku Batak, maka mungkin Anda akan menyebut pesta adat pernikahan suku Batak sebagai “A wild party”.

Marga (nama pertanda dari keluarga mana seseorang berasal) atau garis kekerabatanlah yang menjadikan pesta adat pernikahan suku Batak menjadi sangat kompleks.

Anda akan menyaksikan dua gerombolan orang manortor/menari berbaris, satu gerombolan maju dan satu lagi mundur. Hal ini dilakukan dengan sangat cepat mengikuti dentuman nada gondang/musik yang mengalun cepat, jika ada orang terlalu dekat, tiang atau lobang atau apapun di belakang Anda, maka Anda akan mengalami benturan atau terjatuh, dan Anda harus pura-pura tidak mengalami apa-apa serta melanjutkan tor-tor/tarian berputar mengelilingi halaman atau tempat acara pernikahan karena tidak ada waktu untuk mengeluh. Ada beberapa jenis tor-tor/ tarian pada pesta pernikahan, sala satunya adalah jenis tor-tor dimana saat tor-tor/menari berlangsung satu pihak yang berada di baris depan akan memberi uang kepada pihak yang lain. Tor-tor/tarian berlangsung berulang-ulang dalam berbeda jenis dan berbeda musik pengiringnya. Orang yang hadir akan manortor/menari dalam beberapa kelompok dan juga tahap, tergantung siapa atau sebagai apa posisinya di kekerabatan pihak pelaksana pesta.

Hentakkan kaki, suara menggelegar, musik dengan tempo cepat, dan kerumunan orang yang terlihat brutal karena mengejar waktu untuk melaksanakan tata acara yang sangat padat dalam satu hari sudah cukup membuat Anda berkeringat dingin saat menyaksikan pesta pernikahan suku Batak. Dan Anda juga mungkin akan mengalami shock saat jam makan tiba. Anda tidak akan makan jika tidak sigap atau hanya berharap pihak pelaksana pesta akan memberi Anda makan. Jika Anda ingin makan, maka hilangkan sikap malu-malu/segan. Jika  Anda merasa tidak mampu bersaing dengan ibu-ibu orang Batak, maka makanlah terlebih dahulu dari rumah Anda masing-masing. Bukan karena keterbatasan persediaan makanan, tapi karena setiap orang mengingini lebih, seberapa banyakpun pasti akan habis, seberapa sedikitpun pasti akan cukup.

Pertanyaannya adalah jika pesta pernikahan suku Batak membuat orang yang menyaksikannya berkeringat dingin, lantas apa yang menjadikannya sangat menarik?

Seperti umumnya pesta pernikahan di Indonesia, pesta pernikahan suku Batak juga adalah pesta perayaan atas terjalinnya hubungan dua pihak yang berjanji untuk sama-sama menjalani  hidup dan membangun sebuah rumahtangga baru di tengah-tengah masyarakat.

Setiap suku memang memiliki peraturan adat masing-masing dan daya tarik masing-masing dan disini saya tidak akan membandingkan salah satu adat pernikahan suku lain dengan adat pernikahan suku Batak untuk menunjukkan bahwa pesta adat suku Batak sangat menarik. Saya hanya akan mengutarakan hal yang unik dan yang membuat pesta pernikahan suku Batak sangat menarik menurut perbedaannya dari pesta adat pernikahan lainnya.

Pesta adat pernikahan suku Batak adalah momen dimana berkumpulnya seluruh keluarga dekat dan jauh, yang masih dikenal ataupun tidak. Dan adanya posisi khusus setiap anggota keluarga dan marga membuat acara pernikahan memiliki makna yang dalam karena semua hal, sekecil apapun itu, memiliki arti. Jika Anda memiliki marga maka Anda memiliki hak dan kewajiban. Anda harus tahu di mana Anda duduk/berdiri,  kapan dan bersama siapa Anda manortor/menari, apakah Anda akan memberi atau menerima ulos, jenis ulos apa yang seharusnya Anda beri, apakah Anda akan memberi uang atau menerima uang, atau apakah Anda memberi beras?. Dengan kata lain posisi kekerabatan dan marga Anda menentukan peran Anda dalam satu acara adat pernikahan.

Orang-orang tidak akan segan-segan mengatai Anda tidak beradat dan memarahi atau membentak Anda jika melakukan kesalahan. Sekecil apapun kesalahan yang Anda perbuat akan memancing komentar atau murka kerabat/pihak yang ikut serta dalam pesta. Bahkan sepotong kecil daging jika tidak dialamatkan dengan benar mampu meretakkan hubungan keluarga yang dulunya dijalin sangat erat.

Dalam pesta adat pernikahan suku Batak, semua hal harus seimbang. Hak dan kewajiban harus terpenuhi dengan sempurna. Yang terlihat sebagai pendapatan adalah utang, yang terlihat sebagai pengeluaran adalah tabungan. Seperti arisan, tidak boleh ada pihak/orang yang dirugikan. Apa yang diterima pihak yang melangsungkan adat pernikahan suatu saat harus dibayar di acara adat pernikahan pihak yang pemberi.

Pesta adat pernikahan suku Batak tidak brutal jika kita memahami peraturan adat/ budaya suku Batak. Seperti halnya pertandingan bola atau olahraga jenis lainnya, jika Anda tidak paham peraturannya maka Anda akan menganggap olahraga itu tidak berguna dan dimainkan oleh orang-orang sinting.

Advertisements

About Yusa Sitio

Saya suka kopi, makanan enak, dan kisah. Saya juga menyukai pohon, rumput, hujan, dan sejarah. Tempat ini merupakan wadah dari beberapa hasil imajinasi, jangan dinilai secara subjektif. Saya di sini kadang bukan saya yang sebenarnya, jangan tertipu.

Posted on 31 October 2013, in Article. Bookmark the permalink. Leave a comment.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: