Rasa Cinta

daisy-flower-grass-happy-peace-favim_com-254441Rasa Cinta. Aku penasaran bagaimana caranya menuliskan rasa cinta. Apakah mudah mengartikan cinta dalam tulisan? Aku akan mencoba. Aku akan jujur dari hati yang paling dalam dengan perasaan cinta, tentu saja, bukankah rasa cinta selalu ada dalam hati kita?  Dan saat ini aku mencoba untuk langsung mengutarakanya dalam tulisan tanpa pikir panjang, hanya mengutarakan pikir dan rasa saat ini pada momen ini. Dan mungkin, diiringi oleh musik romantis yang disenangi pendengaranku akan lebih memudahkan. Baik, aku berhenti dulu untuk mencari lagu. 🙂

Ok, aku memutar lagunya Tom Waits  “Innocent when you dream” yang dicover sama Camille O’Sullivan.

Rasa cinta adalah saat aku tersenyum dari hati, dan hebatnya saat aku menuliskan kata cinta ini, aku tersenyum. Aku sering jatuh cinta, dan aku percaya dengan cinta pada pandangan pertama. Aku jatuh cinta pada gedung-gedung tinggi saat pertama kali melihatnya, aku jatuh cinta pada air terjun saat pertama kali melihat air terjun dalam hidupku, aku jatuh cinta pada kereta api saat pertama kali aku menaikinya, aku jatuh cinta melihat seorang laki-laki  saat pertama kali melihatnya tersenyum padaku, aku jatuh cinta pada pandangan pertama pada gaun merah di balik kaca sebuah toko saat aku masih remaja, dan hingga kini aku masih mengingat betapa indahnya gaun yang tak pernah kumiliki itu.

Aku jatuh cinta berkali-kali tanpa bisa kutahan-tahan. Banyak hal yang kucintai, walau dulu aku ingin merasa pahit saja pada dunia ini, karena duniaku disesaki banyak masalah dan pertengkaran orang lain. Namun kenyataan ternyata tidak sejalan dengan yang kuinginkan. Rasa cinta dalam hatiku tidak pernah hilang atau terkikis oleh masalah. Banyak hal dan orang yang membuatku tersenyum, tertawa, terkesima hinggga membuatku menangis terharu-biru karena manisnya perasaan yang ditimbulkannya dalam hatiku. Aku mencintai pelangi, dan aku selalu menantikan kehadiranya sehabis hujan di hari yang terang. Aku mencintai langit, aku mencintai kata-kata dalam buku, aku mencintai warna-warna, aku mencintai gambar, aku mencintai  nada-nada, aku mencintai pepohonan yang menjulang tinggi, bunga-bunga, semak-semak di lereng bukit. Aku mencintai langit senja, aku mencintai indahnya bintang-bintang, aku mencintai ManUtd, aku mencintai kembang api, aku mencintai saat berada di tengah keramaian, aku jatuh cinta pada orang lain, dan banyak hal lain yang tak bisa kusebutkan di sini karena jumlahnya yang sangat banyak.

Rasa cinta ternyata mudah diungkapkan, hanya dengan senyuman dan musik indah maka rasa itu akan terungkap dengan sendirinya. Aku mencintai diriku dan itu artinya aku mampu mencintai sekelilingku dan orang lain. Sesimpel itu-lah arti cinta untukku. Terimakasih untuk orang-orang yang mencintaiku dan membiarkanku untuk mencintai mereka di dunia ini. ❤

Advertisements

About Yusa Sitio

Saya suka kopi, makanan enak, dan kisah. Saya juga menyukai pohon, rumput, hujan, dan sejarah. Tempat ini merupakan wadah dari beberapa hasil imajinasi, jangan dinilai secara subjektif. Saya di sini kadang bukan saya yang sebenarnya, jangan tertipu.

Posted on 30 June 2014, in Article and tagged . Bookmark the permalink. Leave a comment.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: